Mengenali Semua Tingkah Laris Kacer serta Pahami Pemicunya

Seringkali saya lihat post di sini ketidaktahuan sesudah lihat momonganya yang bertingkah serta ahirnya bingung tentukan apa ini birahi atau emosi. Misalnya kacer yang ngeleper-ngeleper nabrak plus nyiblek, apa itu birahi? Atau malah emosi? Sebetulnya kl bisa jujur, bahasa birahi atau emosi itu cuma hanya digunakan untuk bahasa kelompok terbatas supaya semakin gampang kita mengenali serta mengumpulkan penyakit kacer.

Pada dasarnya, segala hal negatif yang diperlihatkan burung dapat dikerucutkan pada permasalahan tidak bagusnya situasi sang burung. Kata tidak situasi ini selanjutnya dapat dipisah lagi jadi dua, tidak situasi dengan cara lahiriyah atau batiniah. Ke-2 unsur situasi itu benar-benar penting diingat saat seekor burung turun di perlombaan, benar-benar tidak dapat dipisah di antara kedua-duanya. Harus betul-betul searah di antara sehat fisik/lahiriyah serta kesehatan mental/batiniyahnya.

Kacer yang Tidak Situasi Dengan cara Fisik serta Mental
Tidak pada keadaan baik dengan cara lahiriyah jelas terkait erat dengan situasi fisik. Karena itu jika kita susuri semakin jauh, tentu persoalan ini erat hubungannya dengan rawatan harianya. Dari mulai EF, mandi, jemur, umbar, dan lain-lain. Di lain sisi, bagaimana bila kacer tidak pada keadaan baik dengan cara batiniyah / mental? Apa unsur pemicunya? Salah satunya pemicu yang memungkinkan mengakibatkan situasi ini berlangsung ialah unsur peletakan serta kenyamanan situasi di seputar ia istirahat.

Terkadang kita telah betul menjaga burung, contohnya dengan penyakit over birahi kita harus memberikan EF minim serta memberikan tambahan waktu jemur, umbar, serta kurangi frekwensi mandinya. Tapi kenapa kacer momongan itu tidak segera sembuh? Lalu dimana letak kekeliruannya? Nah disini kejelian penilaian seorang kicau mania dites.

Kemungkinan saja, tanpa ada diakui, walau telah lakukan tritmen yang betul kita malah masih tempatkan burung di tempat yang tidak nyaman cara merawat kacer . Misalnya tempat dimana ada beberapa suara burung lain yang memancing kacer itu tetap mengeluarkan bunyi. Dengan situasi semacam ini automatis keadaannya dapat jadi semakin lebih jelek sebab kejiwaan Sang burung yang pada keadaan tidak siap hadapi pertempuran, malah terus-terusan di terintimidasi.

Serta ada lagi satu contoh lain. Burung nyiblek contohnya, siapa langsung berani memfonis itu burung OB atau OE? Jika ada kamus perburungan yang menjelaskan “jelas itu OB”, karena itu alangkah gampangnya bermain burung ini sahabat sebab jelas dari satu penyakitnya saja, telah bnyak dapat dibuktikan tidak dapat sembuh dengan satu obat yang sama. Yang pasti, saat disaksikan kasat mata saling nyiblek, atau saling gigit bulu, atau yang lain ada yang pulih dengan cara dijemur kencang serta kurangi mandinya, tetapi ada pula yang pulih malah dengan dikurangi penjemuran serta ditambah frekwensi mandinya, itu telah resmi serta langkah baik untuk menyembuhkannya.

Nah saat itu telah jelas dapat dibuktikan baik jadi obatnya, kita selanjutnya digiring untuk berpikir keras, kok dapat? Serta mengapa? Satu penyakit yang sama dapat tidak sama obatnya? Lagi serta lagi, ini ialah bukti tidak terelakkan jika ciri-cirilah yang memperbedakannya. Teori yang lamban-laun telah menjamur di golongan Kacer mania serta diamini kebenarannya walau awalannya banyak dicerca. Type panas atau dinginlah yang memperbedakannya. Kalaulah ada yang protes ini, saya akan minta menerangkannya dikolom tanggapan.

Pesan penting dari tulisan ini ialah, bila menjaga burung yang notabenenya memiliki masalah jangan sampai cuma pikirkan fisiknya saja, tetapi coba singkronkan dengan jaga mentalnya . Dengan menempatka burung di tempat yang nyaman saat waktu pemulihan serta jauhi dari burung-burung apa saja. Atau mungkin dengan kata lain letakkan pada keadaan yang dapat membuat ia nyaman dalam istirahatnya.

Dah begitu dahulu sahabat, sebetulnya msih bnyak yang ingin saya berikan, tetapi saya sendiri bingung dengan apa serta bagaimana supaya bahasa saya ini gampang diamankan serta dicerna.

About the Author: onedaylongersf.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *